Nafas Panjang Penyintas

Seperti yang sudah-sudah, ada yang terpinggirkan dalam gegap-gempita peringatan damai di Aceh. 

Tak banyak keseriusan bicara tentang hak korban. Janji tahun lalu disampaikan lagi sekarang. Narasi yang terus diulang, tapi tak kunjung mendapatkan momentum pemenuhannya hingga kini. 

Di tempat terpisah, puluhan korban dari berbagai wilayah di Aceh bertemu. Mereka berkumpul dengan pengalaman traumatiknya masing-masing. Beragam karakter, namun berangkat dari kesamaan tentang masa lalu yang tak pernah tuntas dan membentuk hidup mereka puluhan tahun kemudian.

Momen itu juga mempertemukan sejumlah anak muda, penyintas dari Aceh, Papua, dan Timor Leste. Selama kurang lebih tiga jam, mereka berbagi hal: rasisme struktural, masa transisi yang masih penuh luka, dan cara-cara mereka menyusun puing ingatan yang samar dan penuh bungkam.

Selengkapnya, di laman Indonesiana.ID - 20 Tahun Usai Konflik Aceh, Jalan Penyintas yang Masih Panjang.

Salah satu foto korban penghilangan paksa di Aceh, dipajang dalam momen Lorong Ingatan yang digelar KontraS Aceh, Agustus 2025.



Komentar

Postingan Populer